About Us

Kepala Sekolah

"Assallamuallaikum Wr. Wb. Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas Ridho dari-Nya kita diberikan nikmat iman, dan nikmat sehat. Salah satu cara memanfaatkan teknologi informasi dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dalam rangka memberikan pelayanan kepada siswa-siswi, alumni SMKN 1 Abung Selatan dan masyarakat.

Maka kehadiran website LSP - SMKN 1 Abung Selatan ini diharapkan bisa menjadi sarana yang dapat mempercepat penyampaian informasi kepada Siswa-Siswi SMKN 1 Abung Selatan dan juga masyarakat Indonesia dengan cepat, tepat, dan akurat. Kami yakin dan sadar bahwa website ini masih banyak kekurangan, untuk itu kami meminta saran dan motivasi yang membangun untuk kedepan yang lebih baik lagi.

 

 

Dan tahukah kalian, apakah LSP itu? Kepanjangan dari Lembaga Sertifikasi Profesi yang merupakan lembaga pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Lisensi diberikan melalui proses akreditasi oleh BNSP yang menyatakan bahwa LSP bersangkutan telah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan sertifikasi profesi. LSP dipersiapkan pembentukannya oleh sebuah tim kerja yang dibentuk oleh atau dengan dukungan asosiasi industri terkait. Susunan tim kerja terdiri dari ketua bersama sekretaris, dibantu beberapa anggota.

 

Fungsi dan Tugas LSP

Sebagai sertifikator yang menyelenggarakan sertifikasi kompetensi. Tugas LSP adalah sebagai berikut :

  • Membuat materi uji kompetensi.
  • Menyediakan tenaga penguji (asesor).
  • Melakukan asesmen.
  • Menyusun kualifikasi dengan mengacu kepada KKNI.
  • Menjaga kinerja asesor dan TUK.
  • Membuat materi uji kompetensi.
  • Pengembangan skema sertifikas.

 

Wewenang LSP

  • Menetapkan biaya kompetensi.
  • Menerbitkan sertifikat kompetensi.
  • Mencabut/membatalkan sertifikasi kompetensi.
  • Menetapkan dan memverifikasi TUK.
  • Memberikan sanksi kepada asesor maupun TUK bila mereka melanggar aturan.
  • Mengusulkan standar kompetensi baru.

 

Pembentukan LSP
LSP dipersiapkan pembentukannya oleh suatu panitia kerja yang dibentuk oleh atau dengan dukungan asosiasi industri terkait. Susunan panitia kerja terdiri dari ketua bersama sekretaris, dibantu beberapa anggota. Personal panitia mencakup unsur industri, asosiasi profesi, instansi teknis terkait dan pakar. Tugas panitia kerja adalah Menyiapkan badan hukum Menyusun organisasi maupun personel Mencari dukungan industri maupun instansi terkait. Surat permohonan untuk memperoleh lisensi ditujukan kepada BNSP.

 

Pengendalian LSP
Kinerja LSP dipantau secara periodik melalui laporan kegiatan Surveilen dan monitoring LSP yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan BNSP dikenakan sanksi sampai pada pencabutan lisensi Kinerja pemegang sertifikat dipantau melalui laporan pengguna jasa (industri).